Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
1 Oktober bukan sekadar tanggal untuk mengenang sejarah.Hari Kesaktian Pancasila adalah pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, dalam cara kita bekerja, melayani, menghormati sesama, dan membangun Wonosobo.Bagi ASN, mengamalkan Pancasila berarti bekerja dengan integritas, melayani dengan tulus, bertanggung jawab atas setiap amanah, serta menghadirkan kebijakan dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Semangat itu pula yang kita lihat dari anak-anak muda Wonosobo yang berjuang membawa nama daerah melalui Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.Hari ini, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag. menyerahkan penghargaan kepada Kontingen Kabupaten Wonosobo sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan, kedisiplinan, kerja keras, dan prestasi yang telah ditorehkan.Prestasi mereka bukan sekadar medali. Di baliknya ada latihan yang panjang, semangat untuk bangkit, sportivitas, keberanian bertanding, dan ketekunan untuk memberikan yang terbaik bagi daerah. Inilah salah satu wajah Pancasila yang hidup: bekerja keras, menghargai perjuangan, menjaga sportivitas, dan memberikan yang terbaik untuk sesama dan daerah.Dari lapangan olahraga hingga ruang-ruang pelayanan publik, dari sekolah hingga desa, dari ASN hingga generasi muda. Pancasila harus hadir sebagai nilai yang kita kerjakan, bukan hanya kita ucapkan. ungkap Bupati AfifMari menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk terus bekerja dengan teladan, melayani dengan ketulusan, dan membangun Wonosobo dengan gotong royong.Karena Pancasila akan semakin kuat ketika nilai-nilainya hidup dalam tindakan kita.