Parade Tapa Bisu dan Prosesi Birat Sengkala (Hari Jadi Kabupaten Wonosobo Ke – 194)

Dalam Prosesi “tapa bisu” para peserta kirab tidak ada yang berbicara semua hening tanpa suara berjalan dari Honggoderpo dan sesampainya di Pendopo para peserta kirab akan berhenti untuk melakukan prosesi Bedhol Kedhaton menyerahkan 4 pusaka yang dibawa oleh Kepala Desa Plobangan beserta Istri dan Perangkat desa yaitu Air Suci Tirto Perwitosari, Bantolo, Songsong Agung dan Tombak Katentreman kemudian diserahkan kepada Bupati disaksikan seluruh undangan doa lintas agama dan Majelis Luhur Penghayat Kepercayaan (MLKI) Wonosobo untuk kemudian dilakukan Pencampuran Air suci 7 sumber ( Tuk Bimolukar, Tuk Gua Sumur, Tuk Mudal, Tuk Suradilaga, Tuk Tempurung, Tuk Kaliasem /Banyuasem), dan Tuk Sampan. Pada saat prosesi pencampuran air suci 7 sumber, di Pendopo dilaksanakan Doa Lintas Agama dan selesai pencampuran air suci, acara dilanjutkan dengan Prosesi Birat Sengkala di Paseban Timur Alun-Alun.