Bupati Launching Program Gelisdig Di SMA Muhammadiyah Wonosobo

Gerakan Literasi Sekolah Digital (Gelisdig) SMA Muhammadiyah 1 resmi dilaunching oleh Bupati Afif Nurhidayat, S.Ag., didampingi Ketua PD Muhammadiyah Bambang Wen, S.Pd dan Kepala Dunas PPKBPP-PA Dyah Retno Sulistyowati , S.STP., serta Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Zulfan Setyanto, S.T., M.Kom. Sekaligus dilakukan penyerahan Penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna dari BKKBN RI, senin (4/7) pagi.

Menurut Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1, Zulfan Setyanto, S.T., M.Kom., Gelisdig dirasa sangat perlu pada era digitalisasi dan era keterbukaan seperti serkarang ini. Selain itu program tersebut buah hikmah dari perpustakaan SMA Muhi  yang diangkat sebagai juara 1 lomba Perpustakaan tingkat Kabupaten tahun 2020, sehingga timbul gagasan dari sekolah untuk memunculkan program ini, dengan harapan perpustakaan tersebut bisa menjangkau luas kepada masyarakat umum, secara mudah, serta tidak hanya terbatas dilingkungan sekolah, guru dan siswa sekolah saja.

“Gelisdig dengan tema Surya Pustaka  Untuk Negeri, itu kami gagas dengan harapan perpustakaan kami yang menjadi juara 1 tingkat Kabupaten tahun 2020 lalu ini bisa semakin maju, maka kita berhikmah bahwa perpustakaan sekolah tidak hanya untuk warga sekolah, Guru siswa dan stake holder sekolah saja namun juga menjangkau luas untuk masyarakat umum. Kita harap tidak seperti dulu secara konfensional, namun dengan gelisdig bisa menjangkau seluruh masyarakat umum”.

Untuk itu, Zulfan menambahkan, program ini dikemas dengan digital  dalam bentuk e-book sehingga siapapun dan dari manapun berada bisa mengakses. Dan menurut penuturanya sudah lebih dari enam ribu buku yang tersedia di perpustakaan tersebut, yang mana buku-buku tersebut bisa digunakan sebagai referensi bagi masyarakat yang ingin menambah wawasanya.

“Kita lakukan perubahan dari konfensional ke digital, jadi siapapun itu, dari manapun berada, secara umum masyarakat bisa mengakses kesana, kita sudah siapkan dalam bentuk e-book, dan koleksi kita sudah lebih dari enam ribuan buku, dalam berbagai macam, sehingga masyarakat umum yang ingin menambah wawasan bisa langsung akses kesana”, ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas prestasi  yang telah dicapai SMA Muhammadiyah 1 selama ini dari berbagai bidang yang menunjukan kontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan di Wonosobo baik dari kualitas maupun kwantitas, bahkan telah banyak melahirkan anak-anak yang berprestasi yang bukan hanya membawa nama harum orantua saja namun juga membawa nama almamater dan Kabupaten Wonosobo.

“Kami sampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah dicapai SMA Muhammadiyah 1 selama ini, dari berbagai bidang yang menunjukan kontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan yang ada di Kabupaten Wonosobo baik dari sisi kwantitas bahkan dari sisi kualitas telah banyak melahirkan anak-anak yang berprestasi, anak anak yang bukan hanya membawa nama harum orangtua saja namun juga membawa nama almamater sekolah bahkan akan membawa nama harum Kabupaten Wonosobo ini”, tutur Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat atas diraihnya Penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna dari BKKBN RI. Ini menunjukan bahwa SMA Muhammadiyah 1 telah berperan secara nyata dalam mengedukasi generasi bangsa untuk menjadi generasi berencana, dan berupaya mensukseskan Program Bangga Kencana yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Saya harap penghargaan yang telah diterima ini menjadi sebuah motivasi, untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi, sehingga kedepan tujuan pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan dapat tercapai. Disamping itu, hendaknya informasi penerimaan penghargaan ini dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat, sehingga mampu menginspirasi sekolah lainnya serta masyarakat seluruhnya, untuk turut menyukseskan pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan di Kabupaten Wonosobo, ini menunjukan bahwa SMA Muhammadiyah 1 telah berperan secara nyata dalam mengedukasi generasi bangsa untuk menjadi generasi berencana, dan berupaya menyukseskan Program Bangga Kencana yang dicanangkan oleh pemerintah”, ucapnya.

Bupati menegaskan, pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan ini merupakan upaya bersama, untuk mengedukasi siswa sebagai generasi penerus bangsa sekaligus masyarakat, agar mampu mengidentifikasi permasalahan kependudukan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, serta mengantisipasinya agar terhindar dari permasalahan dan dampak yang mungkin muncul. Sejalan dengan tujuan pemerintah, dalam rangka menciptakan generasi berencana yang berkualitas, sehingga kedepan pemegang tongkat estafet pembangunan negeri adalah generasi unggul yang siap memajukan bangsa.

Generasi berencana diharapkan mampu memahami isu kependudukan, sebagaimana isu yang sedang dihadapi saat ini yakni percepatan penurunan dan pencegahan stunting, serta turut serta dalam memutus mata rantai terjadinya stunting pada dirinya. Dengan demikian, generasi berencana dan berkualitas yang memahami pentingnya pembangunan sumber daya manusia, akan mampu bersikap bertanggung jawab terhadap hidupnya, sehingga akan menciptakan generasi-generasi selanjutnya yang berkualitas pula.

“Saya harap dengan penghargaan ini, dapat mempertahankan kinerja SMA Muhammadiyah 1 Wonosobo dalam mendidik generasi berencana, sekaligus menularkan kesadaran yang sama kepada sekolah-sekolah lain, untuk turut melaksanakan Sekolah Siaga Kependudukan”, pungkasnya.

 

Informasi ini juga dapat dilihat di :

https://prokompim.wonosobokab.go.id/2022/07/bupati-launching-program-gelisdig-di-sma-muhammadiyah-wonosobo/

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *