Rapat Pembahasan Sampah di Kabupaten Wonosobo

Penyelenggaraan rapat dilatarbelakangi oleh permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Wonosobo yang belum mendapatkan penyelesaian secara maksimal. Rapat diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Bappeda, BPPKAD, Dinsospermades, Dinas Lingkungan Hidup, DPUPR, Bagian Administrasi dan Pembangunan Setda, Bagian Perekonomian SDA.

Sampah merupakan material sisa yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, meskipun mempunyai nilai ekonomis, dalam hal ini peluang untuk diolah menjadi sampah organik ataupun didaur ulang untuk sampah anorganik.  Permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Wonosobo, hingga saat ini masih menjadi permasalahan klasik.

Terdapat beberapa faktor penyebab, antara lain  tingginya volume sampah yang dibuang ke TPA (rata-rata 70 sd 120 ton/hari), TPA yang sudah overload, dan keterbatasan sarpras pengangkut sampah. Hal ini ditambah dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanganan sampah dan menjaga kualitas lingkungan yang masih rendah. Jika masalah sampah terus dibiarkan, maka akan berdampak pada kelangsungan hidup manusia dan mengakibatkan kerusakan lingkungan di Kabupaten Wonosobo, ucap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Wonosobo JUNAEDI, SKM, M.Kes, saat membuka Rapat tersebut tersebut pada hari Rabu (25 Mei 2022).

Pengelolaan persampahan suatu daerah sangat ditentukan oleh peraturan yang mendukungnya dan implementasinya dengan pelibatan masyarakat, termasuk mendorong penanganan sampah dari Desa/Kelurahan dapat diselesaikan di wilayah tersebut, sehingga tidak perlu dikirim ke TPA Wonorejo.

Sumber dana : APBD

Informasi ini juga dapat dilihat di :

https://www.instagram.com/p/CeLRuJVJp8U/?igshid=MDJmNzVkMjY=

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *