BUMDes Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam konteks perekonomian masyarakat desa, memiliki peran yang penting. Terutama dalam rangka meningkatkan kemakmuran dan pemerataan kesejahteraan masyarakat desa. Demikian disampaikan Wakil Bupati Wonosobo, pada acara Pengukuhan Pengurus Paguyuban BUMDesa Wonosobo (Pabuwon) Masa Bhakti 2022-2026. Bertempat di Pendopo Bupati, Senin (21/3).
Pada kesempatan itu Wakil Bupati Wonosobo, Drs. Muhammad Albar, MM, menyampaikan bahwa BUMDes sebagai lembaga perekonomian desa memiliki tugas strategis, sebagai penggerak ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat dan sumber daya lain yang ada di desa. Berbagai penguatan, termasuk kelembagaan dan pengelola BUMDes, harus terus-menerus dilakukan.
Wabup juga menyampaikan bahwa Pemkab Wonosobo mengajak seluruh pihak untuk saling bergandengan tangan, dalam memajukan perekonomian desa. Termasuk Pabuwon sebagai organisasi yang menjadi wadah advokasi atau pendamping pengembangan usaha bersama, dalam pendirian dan peningkatan kapasitas BUMDes di wilayah Kabupaten Wonosobo.
“saya harap Pabuwon dapat menjalankan perannya dalam mendampingi BUMDes, untuk dapat secara produktif memberdayakan seluruh sumber daya yang ada di desa. Sesuai dengan visi Pabuwon sebagai wadah untuk mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi dengan penguatan dan sinergitas antar BUMDes di Kabupaten Wonosobo,” harap Albar.
Albar juga berharap kepada seluruh jajaran pengurus Pabuwon, untuk dapat menyusun program kerja yang dapat berjalan beriringan, dengan program dan visi-misi Kabupaten Wonosobo tahun 2022-2026. Terutama Program Unggulan Wonosobo Makmur, yang salah satunya akan diimplementasikan melalui pengembangan BUMDes.
“Hal ini dilakukan untuk mendorong BUMDes agar lebih berperan dan produktif sebagai lembaga ekonomi desa, dalam upaya meningkatkan perekonomian desa melalui peningkatan kapasitas kelembagaan dan pengelola BUMDes, serta peningkatan strata BUMDes sebagai lembaga keuangan desa dan lembaga pendukung pertanian desa,” pungkas wabup.
Usai dikukuhkan, Ketua Paguyuban BUMDes Wonosobo Masa Bhakti 2022-2026, Sigit Budi Martono, menyampaikan bahwa BUMDes diharapkan menjadi penggerak ekonomi di desa, dimana targetnya adalah desa mandiri, tidak tergantung lagi dari dana pemerintah.
“itu target dan tugas yang cukup berat, tetapi Pabuwon optimis dengan dukungan banyak pihak, baik dari kalangan birokrasi, akademisi dan praktisi dunia usaha. Insya Allah Pabuwon bisa untuk membangun Wonosobo melalui BUMDes di desa desa di seluruh Wonosobo,” ungkap Sigit.
Sigit juga menyampaikan bahwa hingga saat ini ada 153 BUMDes yang tergabung dalam Pabuwon, dengan berbagai bidang usaha. Dari mulai pariwisata, mengelola pasar desa, mengelola air, usaha pertanian dan perikanan, peternakan, grosir sembako, jasa keuangan simpan pinjam, bidang kerajinan, pengelolaan sampah dan lain lain. “ini merupakan potensi yang sudah dijalankan oleh BUMDes, dan BUMDes sendiri sudah bisa menghasilkan profit, baik yang besar maupun yang kecil,” terang Sigit.
Sigit juga menyadari bahwa ternyata BUMDes belum menjadi perhatian kita semua. Padahal kalau melihat potensi yang ada di BUMDes itu luar biasa.
“insyaAllaah juka tahun ini semua desa sudah punya BUMDes, kalau satu BUMDes mengelola aset 200 juta saja, dikalikan 256 desa itu merupakan daya yang cukup besar. Tapi kenapa itu tidak menjadi perhatian. Ini menjadi npeluang untuk kita kelola bareng bareng. BUMDes itu seksi, menarik untuk kita kelola bersama sama, untuk meningkatkan ekonomi Wonosobo lewat Desa,” pungkas Sigit Budi Martono.

Informasi ini juga dapat dilihat di :

BUMDes Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *