Percepatan Pengisian Jabatan Untuk Pelayanan Publik Yang Maksimal

Dalam rangka penataan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mendukung pelaksanaan tugas perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan terobosan/percepatan dalam pengisian jabatan, sehingga tidak terjadi terlalu lama kekosongan jabatan dan pelayanan publik dapat terlaksana secara maksimal.
Seperti hari ini bertempat di Pendopo Bupati, Kamis (3/2), Bupati Wonosobo melantik dan mengambil sumpah 75 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Wonosobo. Dimana ke 75 PNS tersebut dilantik kedalam jabatan administrator, pengawas dan jabatan fungsional.


Usai melantik, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag menyampaikan bahwa promosi atau mutasi sebagai bentuk pengembangan karir, sekaligus dalam rangka pengisian jabatan yang masih kosong. “Penempatan ini dilakukan sesuai dengan prinsip dan kesanggupan awal Pegawai Negeri Sipil untuk ditempatkan di mana saja, dengan adanya evaluasi berkelanjutan terkait kesesuaian dalam penempatan,” ungkap Afif.
Kepada pejabat yang baru dilantik Bupati meminta untuk segera mengenal lingkungan kerja, serta lekas beradaptasi dengan tugas dan fungsi yang baru. Segera identifikasi permasalahan yang menghambat percepatan pencapaian target kinerja, uraikan akar permasalahan dan susun strategi untuk mengatasinya.
“Jadilah bagian dari solusi atas setiap permasalahan yang Saudara hadapi dalam bidang tugas Saudara. Munculkan terobosan atas permasalahan yang menghambat laju organisasi, sehingga mampu mendorong pencapaian target yang lebih optimal,” jelas Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa perubahan adalah hal yang pasti terjadi, baik berupa perubahan organisasi, perubahan tatanan kehidupan, maupun perubahan-perubahan lainnya. Dan implementasinya, diharapkan akan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja, mempercepat sistem kerja, meningkatkan profesionalitas ASN, meningkatkan fokus pada pekerjaan fungsional, serta terwujud birokrasi yang dinamis, dan akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.


Kepada para pimpinan Perangkat Daerah, Bupati minta untuk dapat mendistribusikan tugas secara proporsional, dan dapat membangun pola hubungan kerja yang baik. Atur beban tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik pula.
“kepada jajaran Tim Penilai Kerja PNS, untuk lebih mencermati jabatan-jabatan yang kosong, terutama jabatan strategis untuk pelayanan masyarakat, jangan dibiarkan terlalu lama kosong. Sehingga berapapun jabatan yang kosong, upayakan segera dapat diisi oleh pejabat yang kapabel dan memenuhi syarat serta kompetensinya, untuk sesegera mungkin pula dilantik. Ini juga bertujuan sebagai salah satu bentuk akselerasi/percepatan kaderisasi dan pengembangan karir PNS di Kabupaten Wonosobo,” pungkas Bupati.
Sementara pada kesempatan itu Kepala BKD Kabupaten Wonosobo, Tri Antoro, juga menyampaikan bahwa pelantikan pejabat ini untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada. Agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat dan bisa lebih maksimal.
Tri Antoro juga menyampaikan bahwa hari ini dilantik 75 PNS terdiri dari 2 Pejabat Administrator (eselon III.a), 2 Pejabat Administrator (eselon III.b), 5 Pejabat Pengawas (eselon IV.a), 4 Pejabat Pengawas (eselon IV.b) dan 62 Pejabat Fungsional.

Informasi ini juga dapat dilihat di :

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *