Waspada, Penipuan Terhadap Calon Pensiunan

Waspada, saat ini marak terjadi penipuan terhadap calon pensiunan, baik yang mengatasnamakan BKD, BKN, maupun Taspen, yang meminta data pribadi maupun meminta sejumlah uang. Saya tekankan di sini bahwa segala urusan pensiun tidak dipungut biaya, sehingga Bapak-Ibu jangan terpancing apalagi menuruti permintaan tersebut, apabila dihubungi oleh oknum yang mengaku dari Badan Kepegawaian, baik Daerah maupun Pusat, atau dari Taspen, yang meminta uang maupun data pribadi seperti nomor KK, NPWP, NIK, dan lain sebagainya. Itu sudah pasti penipuan, dan jangan sampai diberikan. Demikian disampaikan Bupati Wonosobo, pada acara penyerahan SK Pensiun PNS Tahap 4 Tahun 2021, di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Periode Januari sampai Maret 2022. Bertempat di Pendopo Bupati, Senin (6/12).


Pada kesempatan itu Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag, juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang sebanyak-banyaknya, kepada para PNS Purna Tugas atau pensiun, atas dedikasinya selama ini, dalam mengabdi kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan telah memberikan pelayanan terbaik kepada Pemerintah dan masyarakat. “Purna tugas merupakan tahapan kehidupan bagi PNS. Tidak semua PNS dapat mencapai purna tugas, dikarenakan berbagai halangan. Sehingga, apabila dalam menjalankan tugas dapat mencapai usia purna tugas, tentu merupakan dambaan bagi setiap PNS,” jelas Bupati.
“Setelah purna tugas, untuk senantiasa tetap menjaga kondisi jasmani agar selalu sehat dan bisa panjang umur. Serta senantiasa menyadari kondisi usia, namun tetap optimis, komunikatif, ceria, punya kemampuan penataan manajemen keuangan serta religius,” tambah Afif.
Pada prinsipnya, meskipun para PNS ini telah masuk masa purna tugas, bukan berarti berhenti berkarya. Purna tugas bukan berarti purna karya. Masa purna tugas juga merupakan suatu proses yang alami dalam dunia kepegawaian, yang tidak perlu ditakuti dan tak dapat dihindari, bahkan seharusnya masa ini adalah masa yang amat ditunggu-tunggu oleh semua PNS. “Apa yang telah ditunjukkan para PNS selama ini, bisa menjadi motivasi bagi para PNS yang masih aktif dalam pemerintahan, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas kepemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dengan lebih optimal lagi,” pungkas Afif Nurhidayat.
Sementara pada kesempatan itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Wonosobo, Tri Antoro, menyampaikan bahwa penyerahan SK Pensiun PNS tahap 4 tahun 2021, sebanyak 99 PNS menerima SK Pensiun periode Januari sampai Maret 2022.


Tri Antoro juga menyampaikan bahwa penyerahan SK Pensiun ini untuk memberikan momen dengan kesan yang penuh arti. “Ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan dari pemerintah kepada PNS calon pensiunan, sebagaimana pada saat penerimaan SK CPNS dahulu, atau Datang tampak muka pergi tampak punggung,” ungkap Tri Antoro.
Dari 99 PNS yang menerima SK Pensiun, TMT 1 Januari 2022 sebanyak 29 orang, TMT 1 Februari 2022 sebanyak 32 orang, TMT 1 Maret 2022 sebanyak 38 orang. Terdiri dari 3 orang pejabat Eselon II, 3 orang pejabat Eselon III, 9 orang pejabat Eselon IV, 71 orang Jabatan Fungsional Tertentu dan 13 orang Jabatan fungsional Umum.
“Jumlah PNS yang akan pensiun di tahun 2022 periode Januari hingga Maret saja ada 99 orang, belum lagi hingga akhir tahun 2022. Itu tidak seimbang dengan penerimaan CPNS Kabupaten Wonosobo yang membuka 141 formasi di tahun 2021. Sedangkan jumlah PNS di Wonosobo ada sekitar 6000 lebih, padahal jumlah ideal untuk Wonosobo sekitar 11 sampai 12 ribu. Itu akan semakin tidak seimbang kalau tidak ada perekrutan-perekrutan PNS baru,” pungkas Tri Antoro.

Informasi ini dapat dilihat juga di :

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *