Bupati Berharap Pendistribusian UPZ Bisa Menjadi Best Practice Kehidupan Beragama

Keterpurukan ekonomi masyarakat memang sangat terasa. Dimana kurang lebih hampir dua tahun terakhir, dunia  dilanda pandemi Covid-19 secara global, dan hal itu berpengaruh terhadap berbagai sendi kehidupan. Selain kesehatan, yang paling berat dirasakan adalah lumpuhnya perekonomian secara menyeluruh.

Berbagai upaya pemulihan ekonomi telah dilakukan Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah. Begitu juga jajaran Kementrian Agama Kabupaten Wonosobo, salahsatunya melalui pengelolaan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terlebih kepada mereka yang terimbas akibat pandemi covid-19.

Dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke 76 Kementrian Agama Wonosobo, hari ini Senin (20/12) pendistribusian bantuan dari UPZ secara resmi dilepas Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat didampingi Kepala Kantor Kemenag Wonosobo Ahmad Farid, bersama jajaranya. Sebanyak 27 kendaraan diberangkatkan untuk mengangkut bantuan tersebut, dan disalurkan kepada masyarakat melalui KUA yang tersebar di kecamatan se-Wonosobo.


Bupati Wonosobo menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Kami sampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kemenag, Hari Amal Bakti hendaknya menjadi satu momentum dimana rasa syukur dan terima kasih kita, dapat diwujudkan melalui sebuah aksi nyata sehingga seluruh masyarakat dapat turut merasakan manfaat dari peringatan yang tidak hanya sekadar menjadi kegiatan seremonial ini,” ucapnya.

Bupati menambahkan, distribusi zakat ini hendaknya menjadi satu pengingat, bahwa praktik baik (best practice) beragama dalam kehidupan bernegara harus terus dilaksanakan, untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. “Mari bersama-sama kita teladankan bahwa negara selalu hadir ditengah dinamika permasalahan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan sosial dari instansi pemerintah seperti ini,” pungkasnya.

Terkait dengan agenda yang sudah disiapkan matang ini, Kakankemenag  Wonosobo, Ahmad Farid, mendukung adanya kegiatan tersebut. Ia mengatakan sudah sepantasnya memperingati HAB dengan kegiatan yang penuh makna,
“Peringatan itu bukan hanya ceremonial. Tapi harus dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat. Dengan adanya kegiatan bakti sosial dalam bentuk pendistribusian zakat tersebut diharapkan mampu membantu orang-orang yang dirasa pantas menerima zakat tersebut. baik untuk konsumtif atau tambahan modal usaha,” kata Farid.

Sementara menurut ketua Umum HAB ke 76 Kemenag Wonosobo Nawawi menerangkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kankemenag Kabupaten Wonosobo mendustribusikan Zakat senilai 364 Juta Rupiah. “Insyaallah sesuai dengan rangkaian agenda peringatan HAB ke 76 yang sudah ditetapkan, kami akan mendistribusikan zakat senilai 364 juta berupa zakat produktif dan konsumtif pada hari ini tanggal 20 Desember dari Kankemenag ke KUA dan 21 Desember dari KUA ke Penerima Zakat,” terang Nawawi.


Lebih lanjut, Nawawi, menjelaskan bahwa pendistribusian akan menyasar pedagang kecil sebagai penerima zakat produktif dan orang kurang mampu sebagai penerima zakat konsumtif. “Penerima zakat mencangkup pedangang kecil dan orang kurang mampu. Untuk zakat produktif dialokasikan senilai 160 juta untuk 160 pedagang di 15 Kecamatan dan lingkungan Kankemenag. Masing-masing orang nantinya akan menerima uang tunai senilai satu juta rupiah,” jelas Nawawi.

Untuk distribusi zakat konsumtif, imbuh Nawawi, akan dialokasikan dana 204 juta rupiah yang akan didistribusikan dalam bentuk beras. “Untuk zakat konsumtif berupa beras diberikan bagi 1.700 orang kurang mampu di 15 Kecamatan dan lingkungan Kankemenag. Masing-masing akan mendapat 10 kg beras,” imbuh Nawawi.

Secara teknis ia menjelaskan, pendistribusian di 15 Kecamatan akan dilimpahkan kepada KUA masing-masing Kecamatan, mulai dari pendataan penerima zakat sekaligus penyerahan zakat secara langsung. “Teknisnya nanti dari Kankemenag Kab. Wonosobo akan didistribusikan ke 15 KUA yang ada di Wonosobo selanjutnya KUA akan menyerahkan langsung ke penerima yang sebelumnya telah didata oleh KUA. Kalau yang di lingkungan Kankemenag Kab. Wonosobo nanti akan diberikan secara langsung ke penerima,” pungkasnya.

Informasi ini juga dapat dilihat di :

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *