Bertambah Usia, ICMI Diharapkan Ikut Berperanserta Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19

Pandemi covid-19 secara global belum usai, bahkan baru-baru ini ditemukan varian baru, yang mana sedang menjangkit di beberapa negara dibelahan Dunia. Bahkan di Indonesia sendiri sudah ditemukan varian omicron tersebut, yang tingkat penularanya lebih cepat dari varian delta yang sempat menggegerkan karena penyebaranya yang sangat masif dengan tingkat pesakitan dan kematian sangat tinggi pula.

Terkait hal itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat pada peringatan Milad ke-31 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Pendopo Bupati, kamis (23/12) menyampaiakan dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus varian corona tersebut. Sembari berharap kepada ICMI untuk ikut berperanserta terhadap penanggulangan dan pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Wonosobo.

“Mudah-mudahan dengan usia yang bertambah ini, ICMI Orda Wonosobo mampu menjadi organisasi yang menampung gagasan-gagasan kritis dan kreatif anggotanya, yang kemudian ditindaklanjuti sebagai sebuah aksi riil dalam rangka mendukung kemajuan daerah, dalam hal ini adalah Kabupaten Wonosobo, serta kami berharap ICMI ikut berperanserta terhadap penanggulangan dan pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Wonosobo,” ucap Bupati.


Bupati menilai menjadi cendekiawan Muslim tidak hanya sekedar menunaikan kewajiban duniawi saja, namun lebih dari itu, menjadi insan yang berilmu merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Sehingga sebagai organisasi yang beranggotakan para cendekiawan ini, hendaknya tiap-tiap anggota ICMI mampu menjunjung tinggi martabat bangsa melalui kiprah nyatanya diberbagai bidang.

“Sehingga saya pun berharap para cendekiawan yang tergabung dalam ICMI Orda Wonosobo, agar mampu berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, sekaligus mampu memberikan masukan berharga kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo, berdasarkan pada bidang keilmuan yang dimiliki”.

Hal ini menurut Bupati, tidak terbatas pada keilmuan secara teoritis, namun juga secara praktis, hendaknya bidang keilmuan yang dimiliki dapat diterapkan dalam berbagai sektor. “Sebut saja pengembangan metode untuk meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur yang efektif dan efisien, pengembangan teknologi pertanian yang dapat diterapkan secara mudah dan murah oleh para petani, serta kontribusi dan terobosan lain yang saya yakin mampu Saudara ciptakan sesuai bidang masing-masing,” ungkap Bupati.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan pengurus Alisa Khadijah ICMI Orda Wonosobo. Selain ucapan selamat, Bupati berharap Alisa Khadijah ICMI Orda Wonosobo dapat menjadi wadah bagi wirausahawan perempuan di Kabupaten Wonosobo, yang mampu membangkitkan ghirah kewirausahaan diantara kaum perempuan, sehingga mampu berkontribusi terhadap bangkitnya perekonomian daerah.


“Disinilah peran Alisa Khadijah ICMI Orda Wonosobo, sangat diperlukan untuk membangkitkan wirausaha perempuan yang berdaya saing. Kemarin baru kita peringati Hari Ibu dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Tumbuh”, yang sangat relevan dengan tumbuhnya wirausahawan perempuan di Wonosobo sebagai penyokong kebangkitan ekonomi daerah yang sempat terpuruk,” katanya.

Perempuan sering kali muncul sebagai penyelamat perekonomian keluarga, terutama terlihat selama masa Pandemi Covid-19 dimana keadaan menjadi serba sulit. Perempuan adalah sosok yang ulet, tangguh, dan cepat beradaptasi dalam berbagai keadaan. Pernyataan ini sejalan dengan fakta bahwa berdasarkan hasil riset Global Entrepreneurship Monitor, jumlah womenpreneur di Indonesia mencapai 14% dari total penduduk. Selain itu, survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia juga memperlihatkan bahwa lebih dari 60% UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan atau sekitar 37 juta perempuan. Data ini memperlihatkan bahwa partisipasi dan peran perempuan sangat besar dalam mendukung perekonomian Indonesia.

“Oleh karena itu, saya harap Pengurus Alisa Khadijah ICMI Orda Wonosobo dapat memajukan para womenpreneur di Kabupaten Wonosobo, dengan menyusun program kerja yang pro terhadap peningkatan kapasitas dan kompetensi para wirausahawan perempuan ini. Dengan demikian, saya harap penguatan terhadap basis bisnis para wirausaha perempuan dapat dilakukan, salah satunya melalui pengetahuan yang memadai. Untuk itu, saya berharap Pengurus Alisa Khadijah ICMI Orda Wonosobo, bersedia untuk senantiasa berjalan beriringan dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dalam membangkitkan perempuan Wonosobo yang berdaya saing,” pungkasnya.

Informasi ini juga dapat dilihat di :

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *