Vaksinasi Massal Lintas Agama

Dalam rangka upaya percepatan mengatasi permasalahan Covid-19 banyak element yang menyukseskan program serbuan vaksin, seperti yang dilakukan oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo yang menyelenggarakan Vaksinasi massal Covid-19 Lintas Agama Kabupaten Wonosobo bertempat di GOR SMA Muhammadiyah, Senin (13/9).
Pelaksanaan serbuan vaksin tersebut dibuka dan ditinjau oleh Bupati Wonosobo beserta jajaran Forkominda yang terdiri dari Dandim, Kapolres dan didampingi oleh Dinas Kesehatan.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag saat membuka kegiatan menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah yang bekerja sama dengan Kemenkes, khususnya dalam hal ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wonosobo, yang telah memprakarsai terselenggaranya vaksinasi massal lintas agama ini. “Terselenggaranya acara ini membuktikan bahwa semangat gotong-royong khas bangsa Indonesia, masih berakar kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kerja sama yang sinergis antara pemerintah dengan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan, menjadi harapan baru bagi kita semua dalam mempercepat capaian vaksinasi di Indonesia,” ungkap Bupati.


“Seperti yang kita ketahui bersama, pemerintah menargetkan 70% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia untuk mendapatkan vaksinasi ditahun 2021 ini. Hal ini berhubungan dengan terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity yang sedang kita upayakan bersama, dan diharapkan akan tercapai melalui cakupan vaksinasi yang tinggi dan merata,” jelas Afif.
Kekebalan kelompok akan diikuti dampak tak langsung, yakni terlindunginya kelompok masyarakat yang rentan karena sebagian besar masyarakat telah terlindungi atau kebal terhadap penyakit tertentu, dalam hal ini adalah Covid-19. Menteri Kesehatan menyatakan bahwa saat ini sekitar dari 108 Juta dosis vaksin telah disuntikkan kepada 69 Juta masyarakat Indonesia, ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menggenjot capaian vaksinasi demi mencapai kekebalan kelompok.
Saat ini kasus Covid-19 tengah menurun jika dibandingkan dengan kondisi kasus tertinggi Juli lalu. “Di Wonosobo sendiri, PPKM telah dilonggarkan dan diberlakukan hingga level 2. Tentu kita merasa senang, tetapi seperti pengalaman yang sudah-sudah, jangan sampai kita terlena dan mengendorkan pertahanan, karena Covid-19 ini susah diprediksi. Tetaplah taat menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari, jangan sampai kelalaian kita membahayakan diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangi,” terang Bupati.
Saya menyambut baik terselenggaranya vaksinasi lintas agama ini, mudah-mudahan vaksinasi dapat terlaksana dengan baik, serta mampu menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Wonosobo. “Cakupan vaksinasi ini sangat luas, dan seluruh masyarakat Wonosobo silahkan memanfaatkan adanya vaksinasi ini. Saya harap kegiatan ini berlangsung sukses, sehingga kekebalan kelompok dapat terbentuk, dan transmisi penularan Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin. Hingga saat ini vaksinasi di Wonosobo sudah mencapai sekitar 20%,” pungkas Bupati.
Sementara pada kesempatan itu ketua PD Muhammadiyah Wonosobo, Bambang WEN, menyampaikan bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan yang senantiasa berikhitiar untuk ikut berpartisipasi dalam menangani pandemi Covid 19 ini telah melakukan Gerakan secara massif baik dari Pimpinan Pusat sampai Pimpinan Ranting dan melalui amal usaha Muhammadiyah terutama dalam bidang Pendidikan dan Kesehatan.
“Artinya Muhammadiyah tidak penah menutup mata dan berdiam diri Ketika negara ini mengahadapi musibah, seperti halnya kondisi saat ini yang masih menghadapi pandemic Covid 19,” ungkap Bambang.


Saat ini melalui kebijakan pemerintah program Vaksinasi pada seluruh masyarakat telah dilakukan secara bertahap. Maka dari itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan MCCC Wonosobo, PKU Muhammadiyah Wonosobo, Lazizmuh Wonosobo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo pada hari ini menyelenggarkan vaksinasi Massal 5000 sasaran masyarakat dan remaja Tahap 1 dengan tema “Lindungi diri dan Keluarga dengan Vaksinasi Massal Covid 19 Lintas agama dan masyarakat Tahap 1”.
Sementara ketua MCC Wonosobo, Amin, menyampaikan bahwa Kegiatan Vaksinasi Tahap pertama ini sebenarnya melebihi dari target awal sebanyak 200 sasaran masyarakat, tetapi dengan jumlah pendaftar yang begitu banyak dan setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan maka dilaksanakan vaksinasi untuk 5000 sasaran masyarakat.
Vaksinasi ini sendiri akan dilaksanakan di beberapa tempat dengan jadwal dan jumlah peserta vaksin tiap harinya sebagai berikut, di GOR SMA Muhammadiyah 1 Wonosobo, tanggal 13 september dengan peserta 500 orang, 15 september 500 peserta, 16 september 500 peserta, 18 september 461 peserta. SMP MBS Kertek , tanggal 20 september 617 peserta. MI Muhammadiyah Kalibeber, tanggal 22 september 558 peserta. Kompleks masjid Amanah Kaliwiro, tanggal 23 september 240 peserta. SMP Muhammadiyah Sapuran, tanggal 25 september 302 peserta. MI Muhammadiyah Kalikajar, tanggal 27 september 234 peserta. MI Muhammadiyah Selomerto, tanggal 29 september 441 peserta. SMP Muhammadiyah Leksono, tanggal 30 september 349 peserta. TK ABA Garung, tanggal 2 Oktober 227 peserta.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *