Kerukunan Umat Beragama di Wonosobo Sangat Baik

Kerukunan umat beragama di Kabupaten Wonosobo yang sudah berjalan dengan sangat baik ini, perlu untuk dijaga dan dirawat. Untuk menjaga dan merawat kerukunan tersebut bukan hanya tugas dari pemerintah saja, tetapi itu menjadi tugas semua element masyarakat agar tercipta suasana yang damai dan aman. Demikian disampaikan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag, pada pengukuhan pengurus MUI, ICMI, DMI, Badko LPQ periode 2021-2026 Kecamatan Sukoharjo. Bertempat di aula Kelurahan Sukoharjo, Selasa (28/9).
Pada kesempatan itu Bupati Wonosobo juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Jajaran Pengurus MUI, ICMI, DMI dan Badko LPQ Kecamatan Sukoharjo yang baru dikukuhkan. “Tentunya ini bisa dijadikan sebagai momentum yang sangat strategis bagi terbangunnya hubungan harmonis intern umat Islam dan antar umat beragama termasuk umat Islam dengan pemerintah, terwujudnya kemaslahatan ummat, suburnya dakwah dan Ukhuwah Islamiyah serta terciptanya generasi penerus yang Qur’ani, kokoh akidahnya, berbudi luhur dan Cinta Tanah Air,” ungkap Bupati.


Bupati juga menambahkan bahwa umat Islam di seluruh dunia saat ini berupaya bangkit memerangi kebodohan, penindasan, penjajahan, menegakkan keadilan, menciptakan keamanan dan kedamaian. Namun di satu sisi, Ummat dan generasi muda Islam dewasa ini, dihadapkan tantangan yang luar biasa berat, mulai terindikasinya pergeseran nilai-nilai dasar kehidupan, masuknya budaya asing, lunturnya penerapan nilai adat-istiadat di dalam masyarakat dan mulai diabaikannya ajaran-ajaran agama.
“Saya berharap Majelis Ulama Indonesia untuk menjadi pioneer serta mampu menjadikan dirinya sebagai figur yang dapat dicontoh, khususnya dalam upaya mempelopori terciptanya kehidupan yang aman dan damai, mewaspadai munculnya isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Maupun benturan dan gesekan-gesekan bernuansa SARA yang dapat berujung pada tindakan anarkhis serta memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa,” jelas Afif.
Kondisi dan situasi yang tentu saja memerlukan peran seluruh komponen bangsa dan anak bangsa, untuk menggugah kesadaran akan kebangkitan Islam, termasuk didalamnya peran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia untuk menjadi pendorong, motivator, atau fasilitator, sehingga masyarakat mampu berproses menjadi masyarakat madani yang maju dan berkualitas. Serta peran Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an dan Dewan Masjid Indonesia untuk dapat berperan dalam program pendidikan dan dakwahnya, dalam rangka menciptakan generasi penerus yang berkarakter.


“Saya mengajak MUI, ICMI, DMI dan Badko LPQ untuk menguatkan visi dan misinya, serta konsisten pada perjuangannya, terbangunnya sinergitas program dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama dan pembangunan daerah,” tambah Afif.
Majelis Ulama Indonesia, saya harap untuk mencermati dan mencarikan jalan keluar, mengeluarkan serta menyampaikan fatwa yang tepat, jika terjadi masalah-masalah aktual yang menimpa umat, sehingga ummat bisa mengerti, memahami dan tidak salah dalam bertindak, seperti terkait vaksin.
“Saya harap dengan penjelasan berimbang melalui perspektif hukum keagamaan, masyarakat dapat lebih tenang dalam menerima proteksi tambahan melalui vaksinasi,” pungkas Bupati.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *