Kemandirian Akan Ciptakan Organisasi Yang Kuat

Kemandirian sebuah organisasi atau lembaga sangat penting, karena dengan kemandirian menjadikan sebuah organisasi ataupun lembaga tidak bergantung kepada pihak lain, dan dengan kemandirian akan menciptakan sebuah organisasi yang kuat dan handal. Demikian disampaikan Wakil Bupati Wonosobo, Drs. Muhammad Albar, MM, pada Rakor Validasi Data Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ) Kabupaten Wonosobo. bertempat di SMK Modern An Nuur, Gunung Tawang, Selomerto, Selasa (28/9).
Pada rakor yang diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag Wonosobo beserta jajarannya, Ketua Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al Qur’an Kabupaten Wonosobo beserta jajarnnya, Wabup juga menyampaikan bahwa organisasi atau lembaga seperti Lembaga Pendidikan Al Qur’an ini harus kuat dan handal dalam menjalankan roda organisasi dengan kemandirian, tanpa harus bergantung kepada pemerintah maupun pihak manapun.


“Memang sudah menjadi tugas pemerintah untuk mensupport atau mendorong kemajuan sebuah organisasi atau lembaga, seperti Lembaga Pendidikan Al Qur’an ini. Tetapi sebagai sebuah organisasi atau lembaga, LPQ jangan terlalu berharap dengan adanya dana abadi umat maupun maupun terlalu berharap kepada pemerintah, tetapi kita harus mempunyai kemandirian. Karena dengan kemandirian kita akan menjadi kuat dan tangguh,” jelas Muhammad Albar.
Untuk mendorong kemajuan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Al Qur’an, Wabup juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo saat ini sedang menyusun Peraturan daerah terkait pesantren dan Lembaga Pendidikan Al Qur’an di dalamnya.
“Lembaga Pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Wonosobo, tentunya sangat penting untuk memacu seluruh elemen masyarakat dalam rangka mengarusutamakan pendidikan Agama Islam, terutama untuk mengarahkan dan membina anak-anak kita, agar menjadi generasi yang cinta, gemar dan senang mempelajari Al-Qur’an, dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, bermoral, religius dan bermartabat tinggi. Untuk itu pemerintah perlu mengatur dengan Peraturan Daerah, agar nantinya pesantren dan LPQ bisa lebih maju dan berdaya saing,” tambah Wabup.


Pemerintah dan masyarakat berharap banyak kepada seluruh Jajaran Pengurus Badan Koordinasi LPQ di Kabupaten Wonosobo untuk mampu memberfungsikan dirinya dalam mencetak dan menyiapkan generasi Bangsa yang Qur’ani, kokoh akidahnya, berbudi luhur dan Cinta Tanah Air, menjadikan LPQ sebagai taman rekreasi rohaniyah bagi anak-anak, menjadikan LPQ sebagai ajang silaturahmi yang dapat menyuburkan dakwah dan Ukhuwah Islamiyah, sebagai ruang dialog berkesinambungan antara LPQ dengan masyarakat maupun instansi terkait, serta sebagai media penyampaian gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat dan bangsa pada umumnya.
“LPQ harus mampu menyesuaikan dengan kondisi perkembangan zaman, termasuk didalamnya menyesuaikan dengan standar mutu Pendidikan Al-Qur’an, baik pendidikannya, pengelolaannya, pembiayaan, maupun sarana dan prasarana. Dengan begitu ke depan, dapat ditemukan formula-formula baru yang tepat bagi peningkatan pembinaan LPQ di Kabupaten Wonosobo, selanjutnya dapat memberikan dorongan bagi umat untuk semakin berperan aktif didalamnya,” Pungkas Muhammad Albar.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *