Forkopimda Pantau PTM

Anggota Forkopimda Kabupaten Wonosobo melaksanakan pantauan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM), selasa (7/9/2021). Secara garis besar semua ketentuan telah disiapkan dan dilaksnakan, baik sarpras, maupun tenaga pendidiknya sudah siap. Hanya saja banyak siswa yang belum vaksin.

“Kami cek semua, alhamdulillah semua sudah siap, tenaga pendidiknya, sarprasnya dan siap anak-anaknya. Artinya segala sesuatu yang menjadi ketetuan PTM sudsh dipersiapkan dengan matang, PR-nya hanya vaksinasi untuk siswa-siswa ini, kami cek tadi masih banyak yang belum vaksin,” demikian diungkapkan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, S.Ag.

Dalam pantauan tersebut Bupati bersama Wakil Bupati Drs.Muhammad Albar, M.M. serta anggota forkopimda Kabupaten Wonosobo, didampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Kesra setda dan Camat, serta instansi terkait lainya.


Bupati menegaskan kepada para siswa agar proses pembelajaran ini bisa dimanfaatkan sebaiknya, namun tetap patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan yang telah ditentukan. “Anak-anaka harus tetap semangat, manfaatkan PTM ini dengan sebaik-baiknya, namun kalian juga harue tetap patuh dan disiplin trthadap promes yang telah di tentukan,” tegas Bupati.

Pada kesempatan yang sama hal senada disampaikan Wakil Bupati. Ia minta kepada para siswa agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti PTM ini, walaupun dilaksanakan dengan keterbatasan segala hal, namun ini sangat penting dilaksanakan agar para siswa tetap terasah kecerdasanya. “Selain prokes, anda semua harus bersungguh-sungguh dan tetap semangat mengikuti PTM ini, karena ibarat pisau harus terus diasaah agar tetap tajam, seperti halnya ini, para siswa harus terus diasah agar terjaga kecerdasan anda semuanya,” ucap Wabup.

Terkait vaksinasi untuk siswa ini Bupati mengatakan, akan segera ditindaklanjuti, dengan menyiapkan alokasi vaksin yang akan diprioritaskan bagi pelajar yang belum vaksin. “Masukan dari semuanya, akan segera kita tindaklanjuti, untuk kesiapan alokasi vaksin untuk anak anak sekolah, ini akan kami prioritaskan.”


Harapanya setelah kondisi yang semakin baik ini, dimana Wonsobo telah turun ke level 2, pelaksanaan PTM tersebut segera mungkin bisa dilaksanakan dengan serentak. “Alhamdulillah kita sudah masuk level 2, harapanya kondisi yang membaik ini bisa kita pertahankan, sehingga PTM bisa kita mulai serentak,” harapnya.

Kepala Dinas Dikpora Drs. M. Kristijadi, M.Si., mengatakan dalam proses PTM ini prosentase yang diperbolehkan masuk sebesar 50 persen dari seluruh siwsa. Mekanismenya akan diatur oleh pihak sekolah masing masing. “Prosentasi yang boleh masuk, sebesar 50 persen dari jumlah siswa, dan pengaturanya tergantung oleh kepala sekolahnya masing- masing,” katanya.

Kristijadi menambahkan yang melaksanakan PTM hari ini adalah untuk tingkat SMA/ SMK. Sedangkan untuk SMP SD dan PAUD akan dimulai besuk 8 September, bagi yang sudah siap. “Hari ini serentak untuk tingkat SMA/SMK, dan untuk SMP, SD, dan PAUD akan dimulai besuk bagi yang sudah siap”.

Sementara, sekolah yang dipantau hari ini meliputi, SMA 1 Wonosobo, SMA 1 Kertek dan SMK 1 Kalilajar dan SMA Muhammadiyah.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *