Bupati Mengingatkan Pentingnya Penguatan Ideologi Bagi ASN Melalui Tupoksi

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Muhammad Albar di dampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan M. Aziz Wijaya melakukan serangkaian kunjungan kerja dibeberapa Instansi lingkup Pemkab Wonosobo. Senin 30/8/2021.

Bupati mengawali agenda dinas hari ini di kantor Dinas Tenaga Kerja dengan bertidak sebagai Pembina Apel pagi karyawan. Dilanjutkan membuka pelatihan wirausaha di Balai Latihan Kerja (BLK) Kertek oleh Wakil Bupati. Agenda dinas berlanjut ke Puskesmas 2 kertek dan Puskesmas 2 Kalikajar untuk secara langsung memantau proses vaksinasi dengan sasaran Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan kaum disabilitas. Setelah itu rombongan menuju ke Puskesmas Kalikajar 1 untuk memantau proses pelayanan.

Dalam sambutan singkatnya Mas Afif (sapaan akrabnya) menegaskan,  sebagaimana amanat peraturan Menpan, yang mewajibkan pelaksanaan Apel Bendera bagi ASN tiap hari senin. “Sebagaimana diamanatkan peraturan dari Pemerintah Pusat, yaitu dari Menpan, kita setiap senin diwajibkan melaksanakan apel bendera”. Bupati menuturkan, kenapa hal itu harus dilakukan, karena negara saat ini  sedang dihadapkan pada permasalahan mendasar, yaitu adanya upaya dari kelompok-kelompok tertentu yang mencoba masuk melalui berbagai intervensi kelingkaran Pemerintah, ASN, dan sektor lainya, yang akan merongrong kewibawaan negara dari segi Idiologi. “Kenapa Nasional mengistruksi hal ini, karena negara saat ini sedang dihadapkan pada permasalahan yang mendasar, yaitu adanya upaya-upaya dari kelompok-kelompok tertentu yang mencoba masuk melalui infiltrasi-infiltrasi, intervensi-intervensi yang masuk ke lingkaran pemerintah, lingkaran ASN dan lain sebagainya yang itu akan merongrong kewibawaan negara dari segi idiologi, sehingga hal itu perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi dan penguatan, bagi para ASN. Mereka harus diingatkan kembali melalui tupoksinya masing masing, seperti yang tercantum dalam Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia,” ungkap Bupati.


Karena menurut Bupati para ASN tersebut bertanggung jawab terhadap moral bangsa dan negara, maka itu harus dipatuhi. Jangan samapai terbawa arus globalisasi. Namun harus saring dan dipahami terlebih dahulu. Sehingga dalam menjalankan pemerintahan tetap dalam koridor dan aturan yang sesuai dengan idiologi bangsa.
“Yang perlu dipahami semuanya adalah, karena pegawai bertanggungjawab terhadap moral bangsa dan negara, sehingga itu harus dipatuhi, kadang kita hanyut dalam arus globalisasi, tanpa disadari tanpa di saring dulu tanpa dipahami dulu langsung share saja apa yang ada di media sosial, padahal kita terikat oleh kontrak terhadap negara, terhadap pemerintah, yang mengatur dan membatasi, maka kita harus lebih teliti dan hati-hati. Negara telah mengatur yang terbaik. Dan yang lebih penting adalah jangan sampai ASN masuk ke ranah Politik,” tegasnya.

Bupati berpesan kepada semaua ASN, agar selalu mematuhi segala peraturan yang ada. Semua diminta melakukan terobosan dan inovasi dalam memajukan Kabupaten Wonosobo sesuai tupoksi kerja masing-masing. “Kami minta kepada instansi lingkup Pemkab Wonosobo  untuk menciptakan terobosan dan lompatan inovasi sesuai tupoksi masing-masing. Anda diberi kesempatam seluas-luasnya menggali ide dan gagasan untuk disalurkan dalam bentuk kebijakan, silahkan dikoordinasikan dengan instansi lain sehingga terobosan itu dapat di implementasikan dalam upaya melakukan perubahan yang baik untuk kemajuaan Wonosobo,” pungkasnya.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *