Bupati Mengharapkan Jemput Bola Vaksinasi Digencarkan

Dalam rangka untuk membangun herd immunity Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S. Ag., mengharapkan Camat Sukoharjo bersama Tenaga Kesehatan, TNI, POLRI, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Masyarakat untuk mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan jemput bola ke desa. Upaya itu diharapkan mempercepat capaian sasaran vaksinasi bagi masyarakat, terutama yang rentan seperti, lansia, ODGJ  dan penyandang disabilitas.

Bupati Wonosobo menuturkan upaya percepatan vaksin melalui jemput bola, terutama untuk masyarakat rentan bukan hanya dalam rangka membangun herd immunity, namun lebih dari itu, sebagai langkah agar target 60 persen vaksin pada Bulan Desember 2021, dapat terpenuhi, terlebih status PPKM (Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021, tentang Status PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virues Diseas 19 di Jawa dan Bali) Kabupaten Wonosobo awalnya masuk Level 4 yang kemudian turun di Level 3, bahkan sampai Level 2 namun naik lagi ke Level 3 karena cakupan vaksin yang masih rendah”, tutur Bupati pada saat kegiatan Sambang Desa di Desa Sempol, Kecamatan Sukoharjo (22/09/2021).


“Ini adalah satu bentuk kepedulian juga pelayanan yang terbaik yang harus kita lakukan kepada masyarakat rentan”, katanya.

Upaya jemput bola dari desa ke desa oleh tim vaksinator dari Puskesmas tersebut dinilai sangat efektif. Masyarakat yang belum divaksin bisa langsung didatangi, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Dengan vaksinasi keliling ini, kami harapkan vaksin bisa cepat mencapai target, karena dengan datang ke desa, selain terjalin kerja sama dengan lintas sektor terkait, juga lebih mendekat ke masyarakat, sehingga kelompok rentan tidak harus datang ke Puskesmas, melainkan petugas yang mendatangi mereka,” jelasnya.

“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk vaksin, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan bisa terus meningkat, untuk itu saya berharap Tokoh Agama untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat kalau vaksin halal, jangan sampai masih ada masyarakat yang tidak mau vaksin, karena ada isu vaksin haram,” pungkasnya.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *