Baksos Peringati Haornas

Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2021, panitia Haornas Kabupaten Wonosobo mengadakan bakti sosial bersih bersih lingkungan GOR Wonolelo dan pemberian bantuan beras serta renovasi WC di Pondok Pesantren Al Asyariah 7, Wonorejo, Minggu (12/9).
Baksos ini diawali dengan bersepeda dari Pendopo Bupati sampai GOR Wonolelo, yang diikuti oleh Bupati Wonosobo dan jajaran Forkopimda, beberapa kepala OPD, KONI, serta beberapa komunitas sepeda Wonosobo.
Selain bersih-bersih lingkungan GOR Wonolelo, pada kesempatan itu Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag, juga mengadakan sarasehan dengan para ketua Cabang Olahraga dan beberapa atlit Wonosobo, untuk menyampaikan berbagai perkembangan, permasalahan serta ide dan harapan untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Wonosobo.
Bupati, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa peringatan atau perayaan Haornas ini bisa menjadi momentum untuk merefleksi dan mengkoreksi. Apa yang sudah dilakukan, saat ini lakukan dan apa yang akan dilakukan untuk olahraga di Wonosobo.


Yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita membudayakan olahraga, karena tanpa menjadikan olahraga sebagai budaya, mustahil akan tercapai prestasi. “Selain menjadikan olahraga sebagai budaya, prestasi juga akan diraih apabila ada event event, kompetisi maupun turnamen. Percuma kita latihan terus tetapi tidak ada kompetisi maupun event, bagaimana kita akan mengetahui hasil latihan kita jika kita tidak mengikuti kompetisi,” jelas Afif.
“memang saat sekarang pandemi Covid-19 ini menjadi kendala dalam kita mengadakan kompetisi maupun even event, tetapi kedepan dengan membaiknya kondisi pandemi ini semoga kita bisa mengadakan event maupun kompetisi untuk kemajuan olahraga Wonosobo,” tambah Bupati.
Terkait banyaknya Cabang Olahraga (Cabor) yang belum mempunyai fasilitas tempat untuk berlatih, Bupati mengajak Cabor-cabor yang memungkinkan untuk berlatih di GOR Wonolelo yang sudah ada ini untuk memanfaatkannya. “GOR yang sudah ada ini, mari kita ramaikan untuk berlatih bagi cabor yang memungkinkan berlatih di GOR ini. Jangan sampai GOR ini menjadi rusak karena tidak pernah dipakai. Sembari untuk latihan dan dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, kita pemerintah akan me redesain agar GOR yang sudah ada ini menjadi lebih baik dan lebih layak untuk kegiatan olahraga,” ungkap Afif.
Bupati juga berharap nantinya GOR ini akan menjadi kawasan Sport Center Wonosobo. “Saya berharap kedepan GOR Wonolelo ini akan menjadi kawasan Sport Center Wonosobo, dimana berbagai kegiatan olahraga akan dilaksanakan disini. Pemerintah di tahun 2022 akan segera merumuskan dan me redesain GOR ini agar menjadi sport center, baik dari segi pembiayaannya, desainnya, sehingga dapat menunjang keolahragaan di Wonosobo menjadi lebih maju,” pungkas Afif Nurhidayat.
Sementara pada kesempatan itu ketua KONI kabupaten Wonosobo, Drs. Khozin juga menyampaikan bahwa hingga saat ini ada 32 Cabor yang sudah diakui dan mendapatkan fasilitas pembiayaan dari KONI Wonosobo, tetapi ada 6 anggota cabor baru yang akan disahkan pada bulan Desember 2021 ini, jadi total ada 38 cabor di Kabupaten Wonosobo ini.


Semua cabor di Wonosobo eksis berjalan, tetapi ada beberapa vabor yang tidak mempunyai venue atau tempat latihan, sehingga mereka akan berlatih ke luar daerah maupun menyewa tempat latihan milik swasta. Sebenarnya atlit atlit wonosobo banyak yang berprestasi, sehingga banyak atlit wonosobo yang dilirik daerah lain. “Banyak atlit Wonosobo yang berprestasi, sehingga banyak dilirik oleh daerah lain. Tetapi saat ini KONI sudah berupaya untuk melakukan pendekatan secara persuasif kepada para atlit wonosobo, agar mereka bertahan menjadi atlit Wonosobo meski dengan keterbatasan keterbatasan yang ada. Kedepan KONI akan selalu berupaya untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para atlit Wonosobo. Lebih nguwongke istilah orang Jawa, sehing mereka merasa diperhatikan,” jelas Khozin.
“Terkait upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan GOR Wonolelo, cabor-cabor sangat menyambut baik, apalagi menjadikan GOR Wonolelo ini sebagai Sport Center,” tambah Khozin.
Khozin juga menyampaikan bahwa kabupaten Wonosobo saat ini bisa mengirim 7 atlit untuk mewakili Jawa tengah pada PON Papua 2021. 7 atlit itu ikut cabang olahraga balap motor 2 atlit, Muathay 2 atlit, Sepak Bola 2 atlit, Silat 1 atlit. Dari 7 atlit yang paling berpotensi untuk menyumbng emas bagi kontingen Jawa tengah adalah dari balap motor dan muaythai.
Usai melaksanakan bhakti sosial bersih bersih GOR Wonolelo dan sarasehan, dilanjutkan dengan bhakti sosial memberikan beras dan perbaikan 11 WC di Pondok Pesantren Al Asyariyah 7 Wonorejo.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *