Bupati Wonosobo : Zona Integritas Puskesmas Kaliwiro Menjadi Inspirasi

Wonosobo ― Puskesmas Kaliwiro telah menjadi inspirasi bagi OPD di Kabupaten Wonosobo dalam pelaksanaan Zona Integritas, demikian disampaikan Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag., saat menerima rombongan dari Kabupaten Pemalang dalam acara studi komparasi penerapan Zona Integritas di Pendopo Bupati, Jumat (11/6).

“Alhamdulillah ini terus berkembang di semua OPD yang terkait secara langsung pelayanan masyarakat untuk mengikrarkan. Paling tidak kita sudah mempunyai komitmen,” tegas Afif.

Bupati menyampaikan bahwa pencanangan Zona Integritas pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penting dilakukan, sebagai komitmen dasar untuk menghadapi berbagai ujian yang menerpa. Rombongan yang terdiri dari Asisten Administrasi Sekda Kabupaten Pemalang, serta perwakilan-perwakilan dari Inspektorat, Bagian Organisasi, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas di Kabupaten Pemalang, serta tim pembangunan Zona Integritas dari Puskesmas Mulyoharjo dan Puskesmas Warungpring, melaksanakan studi komparasi ke Kabupaten Wonosobo atas penerapan Zona Integritas di Puskesmas Kaliwiro, yang dianggap sudah baik.

dr. Erna Nuraini, M.Hlth.Sc., Asisten Administrasi Sekda Kabupaten Pemalang, menyatakan bahwa maksud dan tujuan rombongan melaksanakan studi komparasi di Kabupaten Wonosobo, adalah untuk mempelajari praktik pelaksanaan Zona Integritas di Puskesmas Kaliwiro. Puskesmas Kaliwiro selanjutnya akan menjadi pecontohan bagi puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Pemalang, untuk dapat meraih predikat WBK. Pihaknya menyatakan bahwa apa yang disajikan oleh Kabupaten Wonosobo akan menjadi referensi dalam membangun Kabupaten Pemalang.

Disisi lain, Isti Hartini, S.ST., Bidan Desa yang juga bertugas di Puskesmas Kaliwiro, dan bertanggung jawab dalam manajemen mutu, pada paparannya menyatakan bahwa Puskesmas Kaliwiro sempat meraih juara pertama sebagai Puskesmas Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2018, sehingga banyak pula kabupaten lain yang melaksanakan studi komparasi ke Puskesmas Kaliwiro. Selain itu, Puskesmas Kaliwiro terakreditasi Paripurna pada tahun 2019, dan telah meraih predikat WBK pada tahun 2020. Untuk meningkatkan mutu pelayanan puskesmas, sejumlah kebijakan telah diambil. Diantaranya adalah memberikan pelayanan ramah, sepat tepat, dan nyaman, meningkatkan profesionalisme pegawai, meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat, meningkatkan sarana dan prasarana, serta menerapkan sistem manajemen mutu puskesmas secara efektif dan efisien.

Melalui paparannya, Isti menyebutkan berbagai inovasi yang diciptakan oleh Puskesmas Kaliwiro untuk memberikan pelayanan yang optimal. Diantaranya adalah Gembok Emas yang merupakan gerakan untuk mengatasi permasalahan sanitasi, Pijar yang merupakan kegiatan kunjunganke rumah-rumah warga untuk memberikan berbagai pelayanan kesehatan, Domas Cantik dengan memberdayakan masyarakat untuk mengetahui data kehamilan, Smile atau Survei Migrasi Malaria Desa, Ceria untuk mencegah resiko tinggi ibu hamil dengan penggunaan alat kontrasepsi jangka Panjang, Harmoni yang merupakan pemberian edukasi pada keluarga penderita gangguan jiwa, dan Rindu sebagai kegiatan masyarakat dalam mendampingi dan membimbing remaja menjadi generasi sehat dan berkualitas.

Kepala Puskesmas Kaliwiro, dr. Petrus Winarto, M.Si., menyatakan bahwa koordinasi kegiatan puskesmas lebih mudah dilakukan secara internal. Meski demikian, karena adanya dukungan dari berbagai pihak maka kegiatan tetap dapat dilakukan. Ditambahkan oleh Isti, bahwa semua inovasi yang dilakukan Puskesmas Kaliwiro telah mengantongi izin berupa SK dari Camat. Sebelum kegiatan dilaksanakan, pihaknya melakukan konsultasi, survei mawas diri, dan musyawarah bersama masyarakat desa.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *