Pertama di Jateng, BLK Digital Kreatif Di Launching

Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Bupati, Eko Purnomo, melaunching Balai Latihan Kerja (BLK) Digital Kreatif di Aula BLK Wonosobo, Selasa (17/12/2019). Balai ini di di buat untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0. BLK Digital Kreatif ini merupakan yang pertama kali yang ada di Jateng.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo dalam sambutannya mengatakan, memasuki era industri 4.0, dimana karya digital kreatif mempunyai peran yang strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Balai Latihan Kerja, terus berpacu melakukan inovasi melalui langkah-langkah konkrit, untuk perluasan lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi kreatif yang ada di Wonosobo.

“Melalui BLK Digital Kreatif ini, kami mendorong para generasi muda Wonosobo untuk memiliki daya saing dan daya kompetitif, serta skill yang mumpuni di Bidang Industri Kreatif,” ungkapnya.

Bupati juga meminta BLK harus terus berkembang, bergerak lebih dinamis dan menjawab tantangan kebutuhan SDM. BLK, lanjutnya, harus mampu menyiapkan SDM sesuai dengan potensi lokal yang sekaligus merupakan sektor prioritas nasional. Kedepan, diharapkan pelatihan yang dilakukan perlu juga diarahkan kepada penciptaan wirausaha baru.

“Saat ini Pemkab Wonosobo juga memberikan perhatian khusus terhadap pertumbuhan Industri kreatif. Kami menargetkan adanya pertumbuhan komunitas Industri kreatif, diantaranya melalui peningkatan jumlah komunitas kreatif yang dapat difasilitasi dalam ruang atau sarana kreatif, peningkatan jumlah orang kreatif yang menjadi wirausaha, peningkatan jumlah produk kreatif yang terfasilitasi dalam pameran atau pemasaran, dan peningkatan jumlah produk kreatif yang terfasilitasi dalam Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI),” bebernya.

Eko Purnomo berharap, BLK Digital Kreatif ini, akan menambah amunisi baru bagi para pelaku industri kreatif di Wonosobo. Tidak lama lagi ia meyakini, bahwa karya digital kreatif dari masyarakat Wonosobo, akan mampu bersaing dengan karya-karya dari daerah lain, baik dalam skala nasional maupun internasional.

“Kita ingin mempersiapkan SDM Wonosobo, karena sekarang ini kita hidup era digital yang memiliki banyak sekali peluang untuk bisa kita dapatkan,” kata Kepala UPTD BLK Wonosobo, Firman Cahyadi saat ditemui seusai acara.

Menurutnya, BLK Digital Kreatif ini meliputi dua hal, yang pertama adalah dalam bisnis proses akan menuju pada digitalisasi. Yaitu dalam proses pendaftaran, seleksi dan pengelolaan BLK mulai akan mengarah pada digitalisasi. Kemudian yang kedua pada program-program pelatihan BLK juga akan mengarah pada digitalisasi.

“Ini untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dan menyiapkan anak-anak Wonosobo untuk menguasai teknologi di era digital ini. Salah satunya adalah kita membuka kejuruan-kejuruan digital di BLK ini, salah satunya adalah desain grafis, fotografi, pemrograman web, digital marketing dan sejenisnya. Ini akan menjadi fokus program kita kedepannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kedepan pihaknya berkeinginan agar pelatihan di BLK tidak hanya fokus pada output saja tetapi diharapkan bisa membawa manfaat kepada masyarakat luas. Seperti pihaknya akan membuat BLK sebagai ekosistem wirausaha.

“Artinya orang datang dan mengikuti pelatihan disini bukan hanya mendapatkan teknisnya saja tetapi juga mendapat iklim wirausahanya dengan misalnya mengikuti pelatihan  barista. Selain mengikuti pelatihan barista, juga bisa belajar berwirausaha di kafe yang ada di BLK,” pungkasnya.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *