Pentingnya Disiplin Positif

Penerapan Disiplin Positif penting diterapkan di sekolah maupun dirumah. Disiplin positif, adalah suatu pendekatan yang memberikan alternatif pengganti hukuman fisik. Yaitu memastikan hukuman yang diterima anak bersifat logis, sehingga anak belajar untuk tidak mengulangi perilaku yang tidak diinginkan. Hal tersebut diungkapkan Junaedi Plt. Kepala DPPKBPPPA dalam Seminar Peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Wonosobo, Selasa (16/7)  di Ruang Mangun Koesoemo Setda Wonosobo.

Dihadapan sekitar 200 pendidik dari SD sampai SMP, hingga perwakilan dari Organisasi Wanita di Wonosobo. Junaedi juga mengatakan, penerapan Disiplin Positif ini juga selaras dengan komitmen kabupaten layak anak, yang salah satu turunan progamnya mendorong semua sekolah menjadi sekolah ramah anak, dimana sekolah nyaman bagi penghuninya, menjamin pemenuhan hak anak, non diskriminasi dan memberikan penghargaan kepada anak dalam segala hal. Menurutnya, hal tersebut sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus harapan bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, berjiwa sehat. Sehingga pada saatnya, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif positif, berkarakter tangguh dan mandiri.

Progam sekolah ramah anak sendiri di Kabupaten Wonosobo secara intensif baru dilaksanakan di 15 SD, 15 SMP, 1 MTs dan 1 MI, tentunya masih sangat banyak PR pemerinbtah untuk menyampaikan progam tersebut ke seluruh sekolah di Wonosobo, tambah Junaedi.

Sementara itu, Subagyo yang menjadi narasumber sekaligus juga pengawas SMP di Dinas Pendidikan Kota Semarang mengatakan, tumbuh kembang anak merupakan prioritas utama dalam memebentuk kematangan fisik dan mental. Pembentukan karakter anak dimulai sejak dini, dan dilakukan tanpa ada kekerasan, sehingga anak akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan harkat dan martabatnya.

Guru diperbolehkan untuk mendisiplinkan siswa di sekolah, namun harus dengan cara-cara tanpa kekerasan, yakni dengan menerapkan Disiplin Positif. Disamping itu, peran orang tua juga sangat penting untuk memperhatikan keadaan anak dan membimbing anak untuk disiplin dan menghormati guru. Subagyo juga menambahkan, Program penerapan disiplin positif di satuan pendidikan merupakan upaya nasional agar siswa tidak mendapatkan bullying.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *