Safari Jum’at di Sukoharjo, Pemkab Bersama Forkopimda Beri Bantuan

Safari Sholat Jum’at berjamaah, yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Sukoharjo, ditandai dengan pemberian bantuan oleh Pemkab Wonosobo, melalui Bagian Kesra Setda Wonosobo bersama jajaran Polres Wonosobo dan KODIM 0707 Wonosobo, Jum’at (25/1).

Menurut Kabag Kesra Setda Wonosobo, Isnanto, pihaknya bersama jajaran Forkopimda, sengaja memberikan bantuan yang dibarengkan dengan pelaksanaan Safari Sholat Jum’at berjamaah di Kecamatan, dengan tujuan agar kegiatan Safari Jum’at ini bisa lebih memberikan manfaat, serta maksud yang diharapkan dari kegiatan ini, yakni guna bersilaturahmi dan lebih dekat lagi dengan semua lapisan masyarakat dapat terwujud dan lebih bermakna.

Dalam Safari Jum’at yang bertempat di Masjid Baiturohman Dusun Lumiring Desa Rogojati Kecamatan Sukoharjo ini, diberikan bantuan kepada Takmir Masjid berupa Al Qur’an, Sajadah dan Mukena, yang diterima oleh Pengurus Takmir Masjid Baiturohman, H.Sholekan. Menanggapi pemberian ini, H.Sholekan mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih, karena ada perhatian dari Pemkab beserta jajaran Forkopimda kepada Masjid yang berlokasi jauh dari kota. Mewakili pengurus takmir dan jamaah Masjid Baiturohman pihaknya berharap, perhatian sejenis bisa diikuti oleh pihak-pihak lain, sehingga masjid ini, yang notabene menjadi pusat peribadahan kaum Muslim, bisa lebih makmur dan ramai oleh kegiatan jamaah, sehingga bisa ikut memperkuat ketakwaan masyarakat pada Sang Khaliq.

Wakapolres Wonosobo, Kompol Sopanah, yang ikut dalam Safari Jum’at kali ini, menyampaikan, selain bersilaturahmi, Safari Jum’at juga menjadi kampanye bagi masyarakat, untuk terus menjaga kondisi kamtibmas yang kondusif, mengingat tahun ini merupakan tahun politik, sehingga dihimbau masyarakat untuk mengedepankan ukhuwah diantara sesama, dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang bisa merusak ketentraman dan keamanan warga masyarakat. Ditekankannya, pilihan politik boleh beda, tapi semangat kerukunan dan persaudaraan tidak boleh luntur, sehingga tidak ada perpecahan di tengah masyarakat, yang diakibatkan adanya perbedaan pandangan politik. Dalam kesempatan tersebut muncul deklarasi, bahwa masjid tidak boleh jadi ajang kampanye, masjid harus tetap berfungsi sebagai tempat peribadahan.

Selain memberikan bantuan bagi Takmir Masjid Baiturohman, juga diserahkan bantuan kepada warga masyarakat kurang mampu, berupa paket sembako kepada Sumarso (70 tahun) dan Ny.Asih (40 tahun), warga dusun Lumiring desa Rogojati. Menurut Danramil Sukoharjo, Kapten.Arm.Listiyono, kedua warga ini sangat memerlukan uluran bantuan semua pihak, karena kondisi ekonomi dan fisik mereka, yakni lansia dan kurang mampu. Sumarso, selain lumpuh, selama ini tinggal dengan cucunya, yang mana keseharian cucunya ini, hanya bekerja serabutan dan mengandalkan belas kasihan tetangga. Sedangkan anaknya sudah lama pergi ke Kalimantan. Adapun Ny.Asih merupakan janda 1 anak dan punya tanggungan 2 cucu, dan hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Pihaknya berharap, bantuan yang diserahkan ini bisa bermanfaat dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya, untuk meringankan beban hidup mereka. Ditegaskannya, bukan jumlah yang diberikan yang harus dilihat, tapi bentuk kepedulian yang telah diberikan yang harus bisa menjadi dorongan motivasi agar mereka punya semangat hidup, bahwa masih ada banyak pihak yang peduli dengan keterbatasan yang mereka miliki.

Sementara Isnanto menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan, bisa memberikan motivasi dan kepekaan semua pihak, sehingga ada dukungan positif secara terus menerus dengan skala yang luas, demi membantu Pemerintah Derah dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat, melalui penanganan masalah-masalah kesejahteraan sosial, sekaligus bekerja bersama-sama untuk mengentaskan kemiskinan.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *