Pilkades Serentak Di 236 Desa Dibagi Dalam Tiga Gelombang

WONOSOBO. Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan segera menggelar pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Gelombang dua, di 166 Desa di 15 wilayah Kecamatan. Setelah gelombang pertama yang telah dilaksanakan dua tahun yang lalu, di 30 Desa pada Tahun 2016. Serta gelombang tiga di 40 Desa yang akan di laksanakan di tahun 2019.

Menurut Kepala Bagian Pemerintahan Tono Prihatono saat rakor persiapan Pilkades 2018 di ruang mangoenkoesoemo Setda Rabu (3/10), Pilkades serentak tersebut dijadwalkan akan digelar Hari Rabu 12 Desember mendatang. Ini berdasarkan Perda Kabupaten Wonosobo No 1 Tahun 2016 Tentang Pilkades, Perda No 3 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Wonosobo No 1 Tahun 2016, serta Peraturan Bupati No 12 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Kabupaten Wonosobo No 1 Tahun 2016.

Untuk memperlancar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa secara serentak, Bupati membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Daerah. Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Daerah terdiri dari unsur-unsur, Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Perangkat Daerah terkait (termasuk Camat), dan Instansi vertikal terkait (TNI, POLRI, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri). Bupati Bertindak sebagai penanggunjawab. Secara teknis, Pemilihan Kepala Desa Serentak diselenggarakan oleh Panitia Pilkades Tingkat Desa. Yang telah dibentuk oleh BPD pada tanggal 1 s/d 10 Agustus 2018.

Tugas Panitia Pilkades adalah merencanakan, mengoordinasikan dan menyelenggarakan semua tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa tingkat Daerah, melakukan bimbingan teknis pelaksanaan pemilihan Kepala Desa terhadap panitia pemilihan, memfasilitasi penyelesaian permasalahan pemilihan Kepala Desa tingkat Daerah, melakukan pengawasan penyelenggaraan pemilihan Kepala Desa dan melaporkan serta membuat rekomendasi kepada Bupati, melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa, dan melaksanakan tugas dan wewenang lain yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati.

Sementara itu Kabag Ops Polres Kompol Sutomo, mengatakan Kepolisian bersama TNI  bertugas menjaga keamanan dan ketertiban jalannya Pilkades nanti. Melakukan pemetakan daerah yang berpotensi timbul kerawanan yang mengganggu kelancaran proses Pilkades. Guna mencegah hal yang tidak diinginkan. “Kepada Jajaran Kepolisian, lakukan pemetakan wilayah, mana saja yang dirasa berpotensi timbul kerawanan, baik saat pendaftaran hingga nanti selesai rangkaian Pilkades”, katanya.

Rekapitulasi jumlah Desa pelaksana Pilkades serentak tahun 2018 meliputi, Wadaslintang 12 Desa, Kepil 16 Desa, Sapuran 12 Desa, Kaliwiro 15 Desa, Leksono 10 Desa, Selomerto 17 Desa, Kalikajar 14 Desa, Kertek 10 Desa, Wonosobo 5 Desa, Watumalang 12 Desa, Mojotengah 10 Desa, Garung 8 Desa, Kejajar 10 Desa, Sukoharjo 11 Desa Kalibawang 4 Desa.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *